logo

logo
gunadarma

Kamis, 28 November 2013

UU Tentang Kode Etik Akuntan Publik dalam Menghadapi Era IFRS

            Akuntan Publik adalah seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No5 Tahun2011. Di dalam UU tersebut terdapat peraturan-peraturan yang harus di patuhi oleh akuntan public. Maka dari itu, muncullah suatu organisasi Ikatan Akuntansi Indonesia yang mengungkapkan bahwa menjadi seoarang akuntan mempunyai kewajiban untuk menjaga disiplin diri di atas dan melebihi yang disyaratkan oleh hukum dan peraturan. Dan muncullah yang namanya Prinsip Etika Profesi dalam Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia.
Kode Etik Ikatan Akuntansi Indonesia dimaksudkan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota, baik yang berpraktik sebagai akuntan publik, bekerja di lingkungan dunia usaha, pada instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya. Prinsip ini meminta komitmen untuk berperilaku terhormat, bahkan dengan pengorbanan keuntungan pribadi. 

Prinsip - Prinsip tersebut  adalah:
Prinsip Pertama – Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.

Prinsip Kedua – Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.

Prinsip Ketiga – Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung-jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.

Prinsip Keempat – Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.

Prinsip Kelima – Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.
Prinsip Keenam – Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak dan kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.

Prinsip Ketujuh – Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berprilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.

Prinsip Kedelapan – Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

Selain itu, Kode Etik Profesi Akuntan Publik juga merinci aturan mengenai hal-hal berikut ini:
  • ·         Seksi 200 Ancaman dan Pencegahan
  • ·         Seksi 210 Penunjukan Praktisi, KAP, atau Jaringan KAP
  • ·         Seksi 220 Benturan Kepentingan
  • ·         Seksi 230 Pendapat Kedua
  • ·         Seksi 240 Imbalan Jasa Profesional dan Bentuk Remunerasi Lainnya
  • ·         Seksi 250 Pemasaran Jasa Profesional
  • ·         Seksi 260 Penerimaan Hadiah atau Bentuk Keramah-Tamahan Lainnya
  • ·         Seksi 270 Penyimpanaan Aset Milik Klien
  • ·         Seksi 280 Objektivitas – Semua Jasa Profesional
  • ·         Seksi 290 Independensi dalam Perikatan Assurance
Aturan Etika
1. Independensi, Integritas, Obyektivitas
2. Standar Umum dan Prinsip Akuntansi
3. Tanggung Jawab kepada Klien
4. Tanggungjawab kepada Rekan Seprofesi
5. Tanggungjawab dan Praktik Lain
Tantangan Akuntan Publik dalam Menghadapi Era IFRS
Seperti yang dikatakan Hanihani, tekad Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) sudah mulai menghadapi berbagai tantangan semenjak pertama kali diberlakukannya IFRS yaitu pada tahun 2012 bagi kalangan akuntansi Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyak hal yang perlu diubah dari prinsip yang saat ini berlaku ke dalam IFRS. Beberapa hal tersebut seperti:
Penggunaan Fair-value Basis dalam penilaian aktiva, baik aktiva tetap, saham, obligasi dan lain-lain, sementara sampai dengan saat ini penggunaan harga perolehan masih menjadi basic mind akuntansi Indonesia. Sayangnya IFRS sendiri belum memiliki definisi dan petunjuk yang jelas dan seragam tentang pengukuran berdasarkan nilai wajar ini.
Jenis laporan keuangan berdasarkan PSAK terdiri dari 4 elemen (Neraca, Rugi-Laba dan Perubahan Ekuitas, Cashflow, dan Catatan atas Laporan keuangan). Dalam draft usulan IFRS menjadi 6 elemen (Neraca, Rugi-Laba Komprehensif, Perubahan Ekuitas, Cashflow, Catatan atas Laporan keuangan, dan Neraca Komparatif). Penyajian Neraca dalam IFRS tidak lagi didasarkan pada susunan Aktiva, Kewajiban dan Ekuitas, tapi dengan urutan Aktiva dan Kewajiban usaha, Investasi, Pendanaan, Perpajakan dan Ekuitas. Laporan Cashflow tidak disajikan berdasarkan kegiatan Operasional, Investasi dan Pendanaan, melainkan berdasarkan Cashflow Usaha (Operasional dan investasi), Cashflow perpajakan dan Cashflow penghentian usaha.
Perpajakan perusahaan, terutama terkait pajak atas koreksi laba-rugi atas penerapan IFRS maupun atas revaluasi aktiva berdasarkan fair-value basis
Dengan melihat perbedaan tersebut, bisa dikatakan Akutansi Publik Indonesia memerlukan dorongan akademisi untuk mengupdate bahan ajar yang merefleksikan perubahan dunia yang riil dalam lingkungan bisnis agar dapat merefleksikan perkembangan baru seperti meningkatnya penggunaan IFRS. Tantangan tersebut akan lebih terasa pada tahun 2015, yaitu pada saat diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) semua Akuntansi Publik ASEAN dapat bekerja di seluruh negara ASEAN, sehingga meningkatnya persaingan bagi Akuntansi Publik di Indonesia terutama bagi Akuntansi Publik Asing yang lebih mampu menggunakan IFRS dibandingkan Akuntansi Publik Indonesia.
SUMBER:
Kode Etik Akuntansi Publik.pdf
Kode Etik Akuntan Publik
Hanihani blogspot
Kode Etik
Akuntansi Bisnis
gumilarsukmawan blogspot
Jurnal Akuntan Publik.pdf

Jumat, 28 Juni 2013

tulisan 10


make easy pudsing


Material - material:

1 canned fruit, open and patch syrup

1 1/2 packet of agar-agar powder. Color can be customized to taste

100 gr granulated sugar

750 ml of water and includes syrup from canned fruit

4 eggs egg whites

100 ml orange syrup



Fluid FLA:

500 ml of liquid milk

100 gr granulated sugar

2 eggs yolks

2 tablespoons cornstarch. Previously dissolved in a little water first

2 tbsp vanilla rhum. (optional, adjust to taste)



HOW TO:

Mix the gelatin, sugar, and water and then Bring to a boil and color glow.

Beat the egg whites until stiff provided.

Pour jelly mixture into the egg into Utih little by little then stir until smooth.

Add orange syrup while you stir.

Pour into a container

Arrange fruit on top.

Cool way put in refrigerator.

Once cool remove and serve immediately with fla.

fLA:

Boil milk and sugar

After that put cornstarch that is dissolved in a little water and stir well.

Beat the egg yolks and add 2 tablespoons milk mixture then mix well.

Pour everything into the milk mixture and stir well.

Remove and cool. Vanilla can be added after.

tulisan 9


asting friendships tips


Tips 1
Know each other closely with each other. For example, on the nature / character, hobbies, deficiency and excess of our friends.

Tips 2
Be a good listener to our friends. Especially when he confide. When you can afford, help find solutions to the problems being face all.

3 Tips
Mutual respect and appreciate the differences that exist.

4 Tips
Mutual attention and care, even in small matters.

5 Tips
Help each other with selfless faith.

6 Tips
Also on the special day delights friends and gift giving. For example, on the day of his birth, or when friends get-up, etc..

7 Tips
Eliminate the selfish attitude.

8 Tips
Make friendship as befits a brotherhood.

9 Tips
Mengoleksi mutual friends photos and store them properly.

10 Tips
Mutual give good advice.

11 Tips
Stay in touch when a when to separate or apart. Proximity is not always identical because often meet, but attention and sincere concern though few will stick in the heart even more rarely met. Of course, this can make will feel increasingly close friendship.
12 Tips
Bersilaturahmi even try always to distance, time and age are extremely remote stretches.

tulisan 8


expression of liver



I stand here waiting for an uncertain thing

Heat, cold, rain, storm through my sweet head

I stand here, which I think is only silence

Parts of my heart waiting for me that would not go back

Would be where do I look for?

Whether in the most hidden places on this earth?

My restless and uneasy if not found you again

S'moga course this is all just a dream!!!

tulisan 7

new favorite song wake up, take a bath, go to bed, when karokean ni ng song definitely going to forget my playlist


 Avril Lavigne - When You’re Gone

I always needed time on my own
I always needed time on my own
I never thought I’d need you there when I cry
And the days feel like years when I’m alone
And the bed where you lie
is made up on your side
When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?
When you’re gone
The pieces of my heart are missing you
When you’re gone
The face I came to know is missing too
When you’re gone
All the words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you
I’ve never felt this way before
Everything that I do
Reminds me of you
And the clothes you left
they lie on my floor
And they smell just like you
I love the things that you do
sumber www.rizkyonline.com
When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?
When you’re gone
The pieces of my heart are missing you
When you’re gone
The face I came to know is missing too
And when you’re gone
The words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you
We were made for each other
Out here forever
I know we were
Yeah Yeah
All I ever wanted was for you to know
Everything I do I give my heart and soul
I can hardly breathe, I need to feel you here with me
Yeah
When you’re gone
The pieces of my heart are missing you
When you’re gone
The face I came to know is missing too
When you’re gone
The words I need to hear will always get me through the day
And make it OK
I miss you


tulisan 6


chocolate brown padding biscuits


ingredients:
- 1 pack of that - that brown
- 1 packet of chocolate nutrijell
- 1 pack of cheese crackers rectangular sheet form
    width (Nissin Crispy)
- 8 tbsp sugar or to taste
- 5 tbsp cocoa powder
- 7 cups water starfruit

How to Make it:
1. Mix powder that - that nutrijell, brown sugar and milk in a saucepan and stir
2. Add water, heat to boiling while stirring constantly in
3. Prepare a baking sheet, pour a layer (2mm) dough, cheese biscuits horizontal layout cover
     surface
4. Pour another layer of dough with a spoon (do not let the biscuits underneath shifted)
     governance biscuits, and so on until a few layers.
5. Allow to harden, cut - cut and serve

tulisan 5


Recipe To Make Spinach Chips

Materials chips Spinach
200 grams of rice flour
45 grams of corn starch
50 ml of water
20 sheets of spinach leaves intact width
1 liter of cooking oil

Fine seasoning chips Spinach
3 cloves garlic
8 items hazelnut
1 teaspoon salt
3 tablespoons IBA

How To Make Spinach chips
Mix together rice flour cornstarch, water, and spices. Mix well.
Dip the spinach leaves into the batter one by one. Fry in hot oil until the heat is dry and crisp. Lift, drain before the serve

the snack that can be made ​​anytime and anywhere